Showing posts with label Penelitian Ilmiah. Show all posts
Showing posts with label Penelitian Ilmiah. Show all posts

binatang paling beracun di dunia

 binatang paling beracun di dunia



Sangatlah sulit untuk menentukan binatang apa yang berada di urutan paling atas. Binatang beracun membawa senyawa kimia berbahaya yang di sebut racun. Biasanya, racun ini digunakan sebagai alat untuk membela diri dan disimpan dalam kulit atau kelenjar khusus. Dibandingkan dengan binatang-binatang berbisa, yang mengirimkan racunnya melalu sengatan atau gigitan, digunakan lebih untuk berburu selain dari membela diri.

Masalahnya adalah bagaimana mendefinisikan “berbisa” atau “beracun”. Ada satu kriteria yang dapat di gunakan untuk mengevaluasi seberapa mematikannya sebuah senyawa, dan ini di sebut LD50 (Lethal Dose 50). LD50 adalah dosis dari sebuah senyawa yang di perlukan utnuk membunuh 50 % dari subyek dalam 24 jam. Anda dapat membayangkan betapa sulitnya menghitung LD50 dari beberapa senyawa ke subyek manusia. Tidak ada yang melakukan penelitian di lab yang membunuh manusia untuk mengetahui seberapa parahkan senyawa beracun tertentu itu. Ini berarti LD50 secara statistik harus berdasarkan penelitian di lab dengan menggunakan binatang percobaan (umumnya tikus). Maka dapat di perkirakan bahwa (1) Tidak terdapat garansi bahwa tikus akan memberikan reaksi yang sama dengan manusia terhadap racun, dan (2) terdapat sekitar 5000 – 10000 jenis racun binatang yang ada, dan kita masih jauh dari kemungkinan untuk melakukan test terhadap semua jenis racunt tersebut. Lebih lanjut lagi, potensi racun bervariasi pada spesies yang sama, berdasarkan umur, kesehatan dan faktor lainnya. Pada akhirnya peringkat ini hanyalah berdasarkan perkiraan saja. Berikut adalah 10 binatang paling berbisa di dunia :


1. Ular King Kobra (King Cobra)





Ular king kobra (Ophiophagus hannah) adalah ular beracun terbesar di dunia yang dapat tumbuh hingga sepanjang 5.6 m (18.5 ft). Ophiophagus, memiliki arti “pemakan ular” karena ular ini memang memakan ular lainnya. Satu gigitan dari ular ini dapat dengan mudah membunuh seorang manusia. Ular ini bahkan mampu membunuh gajah asia dewasa dalam waktu 3 jam saja jika mereka tergigit di bagian yang riskan seperti leher.

Racunnya tidaklah lebih beracun dari racun ular lainnya, tetapi ular king kobra mampu menyuntikkan 5 kali lebih banyak daripada ular mamba hitam dan dapat menyebabkan kematian yang 5 kali lebih cepat daripada ular mamba hitam. Ular king kobra banyak tersebar dari bagian selatan dan tenggara asia, hidup di hutan-hutan dataran tinggi.



2. Siput Marbled Cone (Marbled Cone Snail)






Mahkluk kecil yang indah ini dapat semematikan binatang - binatang dalam list ini. Satu tetes racunnya dapat membunuh lebih dari 20 orang manusia. Jika kalian berada di lingkungan perairan air asin (dimana siput ini dapat di temukan) dan melihatnya, janganlah pernah berpikiran untuk memungutnya. Tentu saja, tujuan utama dari racun ini adalah untuk menangkap mangsanya.

Gejala dari sengatan siput ini dapat terjadi saat itu juga ataupun dapat tertunda hingga beberapa hari kemudian setelah sengatan. Gejalanya adalah sakit yang luar biasa, pembengkakan, mati rasa dan perasaan menggelitik. Kasus yang parah melibatkan kelumpuhan otot, perubahan penglihatan dan kegagalan pernafasan. Tidak ada antiracun untuk jenis ini. Akan tetapi, hanya sekitar 30 kematian yang telah dilaporkan terjadi akibat sengatan siput ini.

3. Gurita Dengan Lingkaran Biru (Blue-Ringed Octopus)





Gurita ini sangatlah kecil, hanya sebesar bola golf, tetapi racunnya sangatlah kuat dan dapat membunuh seorang manusia. Sebenarnya gurita ini membawa cukup racun yang mampu membunuh 26 orang dewasa dalam beberapa menit, dan tidak terdapat antiracunnya. Mereka di kenali sebagai salah satu binatang paling beracun di dunia.

Gigitannya yang tidak menyakitkan terlihat tidak berbahaya, tetapi racun neurotoxin segera bekerja menyebabkan kelemahan otot, mati rasa, diikuti dengan berhentinya system pernafasan yang akhirnya membawa kematian. Gurita ini dapat di temukan di kolam-kolam air pasang di sekitar laut pasifik, dari Jepang hingga Australia.

4. Kalajengking Death Stalker (Death Stalker Scorpion)






Bertolak belakang dengan kepercayaan umum bahwa kebanyakan kalajengking tidaklah berbahaya bagi manusia karena sengatannya hanya menghasilkan efek local (sakit, mati rasa, atau pembengkakan). Akan tetapi, kalajengking Death Stalker adalah species yang sangat berbahaya karena racunnya adalah campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat yang dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian. Untungnya, untuk manusia dewasa yang sehat, walaupun menyakitkan, tapi tidak dapat membunuh. Anak kecil, orang tua dan individu yang lemah (dengan kondisi jantung) berada pada kelompok beresiko tinggi akan kematian bila tersengat kalajengking ini. Kalajengking ini hidup tersebar di Afrika Utara dan Timur Tengah.

5. Ikan Stonefish







Mungkin ikan ini tidak akan pernah menang dalam kompetisi ikan terindah, tapi pasti akan masuk ke peringkat utama dari ikan paling beracun di dunia. Racunnya menyebabkan sakit yang luar biasa yang menyebabkan korbannya meminta untuk di bius atau di amputasi saja. Di gambarkan sebagai rasa sakit yang paling parah yang pernah di kenal oleh manusia. Ditemani dengan kemungkinan shok, kelumpuhan dan kematian jaringan tubuh. Jika tidak segera di tanganin secara medis dalam beberapa jam akan dapat menjadi fatal terhadap manusia. Ikan ini menyimpan racunnya dalam duri di bagian luar kulitnya yang di desain untuk melukai para predator yang datang menyerang.

Ikan ini kebanyakan hidup di daerah tropis, dan sering di temukan di daerah perairan laut dangkal dari laut pasifik dan hindia, mulai dari laut merah hingga Queensland Great Barrier Reef.

6. Laba-laba Brazilian wandering (Brazilian wandering spider)






Laba-laba Brazilian wandering (Phoneutria) atau laba-laba pisang (banana spider) muncul dalam the Guinness Book of World Records 2007 sebagai laba-laba paling beracun dan telah bertanggung jawab terhadap banyak kematian manusia.

Laba-laba ini di percaya memiliki racun neurotoxin yang paling berbahaya dari semua jenis racun laba-laba. Hanya dengan 0.006mg (0.00000021oz) racunnya cukup untuk membunuh seekor tikus. Laba-laba ini juga sangat berbahaya karena sifatnya yang nomaden atau berpindah-pindah. Mereka lebih sering bersembunyi pada siang hari di daerah yang bepopulasi tinggi seperti rumah, tumpukan baju, sepatu, dan mobil.

Gigitannya yang beracun tidak hanya menyebabkan sakit yang luar biasa, racunnya juga dapat menyebabkan priapism – ###### yang tidak nyaman yang bertahan beberapa jam yang dapat menyebabkan #######ce.


7. Ular Inland Taipan




Posisi utama untuk ular dengan racun paling berbisa di dunia di berikan kepada ular Inland Taipan dari Australia. Hanya dengan satu gigitan dari ular ini, racunnya cukup untuk membunuh 100 orang dewasa atau pasukan tikus sebanyak 250,000 ekor. Racun ular ini setidaknya 200 - 400 kali lebih beracun dari ular kobra biasa. Racun ular ini mampu membunuh seorang manusia dewasa dalam waktu 45 menit. Untungnya ular ini sangatlah pemalu dan belum di temukan kematian yang diakibatkan karena gigitan ular ini (semua gigitan yang diketahui telah dirawat dengan anti racun).


8. Ikan Bantal (Puffer Fish)



Ikan bantal adalah mahkluk bertulang belakang kedua paling beracun di dunia setelah katak golden poison dart. Daging dari beberapa speciesnya adalah jenis sajian makanan di Jepang (fugu) dan di Korea (as bok-uh), tetapi masalahnya adalah kulit dan beberapa organ lainnya dari banyak ikan bantal sangatlah beracun bagi manusia.

Ikan bantal ini menghasilkan racun yang menyebabkan kematian yang sangat cepat dan dasyat. Kasus keracunan ikan bantal menyebabkan kematian pada daerah lidah dan bibir, pusing, muntah-muntah, detak jantung yang cepat, kesulitan bernafas, dan kelumpuhan otot. Korban meninggal karena kesulitan bernafas karena otot diafragma menjadi lumpuh. Kebanyakan korban meninggal setelah 24 jam. Belum di ketahui anti racun untuk jenis ini. Dan kebanyakan kematian akibat memakan fugu adalah dikarenakan oleh koki yang tidak terlatih dalam menangkap dan mempersiapkan ikan ini.


9. Lonomia obliqua (Raksasa Ulat Ngengat)

Lonomia obliqua adalah spesies ngengat Saturniid dari Amerika Selatan. Ulat ini terkenal dengan bentuk larva dari ngengat dewasa, terutama karena mekanisme pertahanan ulat, bulunya menyuntikkan racun yang berpotensi mematikan.




Ulat ini telah “bertanggung jawab” untuk beberapa kematian, terutama di Brasil selatan. Racunnya juga menjadi subyek banyak penelitian medis.

Salah satu efek racun yang serius pada korban adalah sindroma perdarahan. Dengan menyentuh spesies ini akan memulai perubahan inflamasi, diikuti dengan gejala sistemik seperti sakit kepala, demam, muntah dan “malaise”. Setelah 24 jam, gangguan pendarahan hebat terjadi kemudian, menyebabkan “ecchymosis”, “hematuria”, perdarahan dan intracranial paru, dan gagal ginjal akut.


10. The Chirodropidae (Jenis Spesies Ubur-ubur)

The Chirodropidae termasuk keluarga dari Box jellyfish (Ubur-ubur Kotak), jenis ini memiliki bentuk seperti kubus. Ubur-ubur kotak terkenal karena racun yang sangat kuat dihasilkan oleh beberapa spesies.




Photo by Mithril CC BY-SA 2.0 / Wikimedia
Jenis Ubur-ubur lain seperti Chironex fleckeri, Carukia barnesi dan Kingi Malo adalah salah satu makhluk yang paling beracun di dunia. Sengatan racun dari binatang ini termasuk kelas yang sangat menyakitkan dan kadang-kadang fatal bagi manusia.

Tetapi bagi Kura-kura Laut, tampaknya tidak terpengaruh oleh sengatan ubur-ubur kotak dan bahkan Ubur-ubur ini menjadi santapannya.

11. The pitohuis /Hooded Pitohui (Jenis Burung)

The pitohuis, inilah satu-satunya jenis burung dari dunia binatang yang memiliki racun berbahaya. Jenis ini terdapat di New Guinea (Papua Nugini), termasuk keluarga Pachycephalidae. Ilmuwan menyebutnya “Bisa/Racun Terbang” (The Flying Venom).



Photo by markaharper1 CC BY-SA 2.0 / Wikimedia

Pitohuis berwarna cerah, termasuk burung omnivore (pemakan daging). Kulit dan bulu dari beberapa jenis pitohuis, terutama Pitohuis Variabel dan Hooded, mengandung “alkaloid neurotoksik” kuat dari kelompok racun, dimana racunnya juga dikenali terdapat pada racun katak (Poison dart frog).

Racunnya ditemukan di kulit dan bulu burung yang dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan pada mereka yang menyentuh burung. Racunnya diyakini sebagai pertahanan kimia bagi burung ini, baik terhadap ektoparasit atau melawan predator seperti ular, elang atau manusia.

12. Poison dart frog (Katak Beracun)



Photo Public / Wikimedia



Photo by Marcel Burkhard CC BY-SA 2.0 / Wikimedia

Poison dart frog (Racun katak panah) adalah nama umum dari sekelompok katak dalam keluarga “Dendrobatidae” asli Amerika Tengah dan Selatan. Spesies ini adalah umumnya memiliki tubuh berwarna cerah. Walaupun semua jenis liar setidaknya agak beracun, tingkat racun bervariasi dari satu jenis dan lainnya.

Yang paling beracun dari jenis katak ini adalah racun katak emas (Phyllobates terribilis). Katak liar jenis ini umumnya diperkirakan mengandung sekitar satu miligram racun, yang cukup untuk membunuh rata-rata sepuluh sampai dua puluh orang atau sekitar sepuluh ribu tikus.



Statistik menyatakan terdapat 20 hingga 44 kejadian dari keracunan makanan fugu setiap tahunnya antara 1996 dan 2006 di seluruh Jepang dan 6 diantaranya berujung pada kematian. Oleh karena racunnya yang berbahaya ini, hanya orang-orang yang memiliki sertifikat yang boleh menjadi koki masakan ini.

Planet Planet Paling Extreme yang pernah di temukan

Penjelajahan luar angkasa adalah sebuah petualangan yang mengagumkan dan tak semua orang bisa menikmatinya. Sejauh apapun manusia berkelana di luar angkasa, misteri selalu menyertai dan membuat manusia semakin merasa kecil di galaksi ini.

Kendati demikian, manusia berhasil menemukan 10 planet di galaksi ini yang punya kondisi ekstrim dan mengerikan. Jika manusia berhasil sampai ke sana, kematian siap mengintai. Jangan pernah berpikir untuk ke sana! 


1. Planet Karbon 







Unsur karbon biasanya hanya menyusun 0,1 persen dari total zat yang memenuhi Bumi. Oleh karena itu materi dari bahan karbon seperti minyak bumi dan diamond sangat sedikit jumlahnya. Tapi tahukah bahwa di dekat pusat galaksi ini terdapat sebuah planet yang komposisi karbonnya lebih banyak dari oksigen sekalipun. Planet tersebut dinamakan planet karbon. Setiap pagi langitnya begitu biru dan cerah, dengan sedikit awan berwarna kuning. Jika dijelajahi sedikit lagi, bakal ada lautan yang terbuat dari minyak dan aspal. Permukaan planetnya dipenuhi dengan gelembung yang mengeluarkan gas metan. Hujannya pun berupa minyak dan juga aspal. Manusia jelas tak disarankan pergi ke sana.



2. Neptunus 




Di planet Neptunus ada angin kencang menyusuri permukaan planet dengan kecepatan mengerikan. Aliran angin tersebut menghembuskan awan beku dari belahan utara planet menuju ke Great Dark Spot, sebuah titik di mana di tempat tersebut terdapat badai seukuran Bumi.

Gambaran angin di atas jelas melebihi dari apa yang dapat diterima oleh manusia. Jika ada orang yang berhasil mendarat di planet tersebut ia bisa dipastikan akan terkoyak-koyak dengan angin liar berkecepatan super.


3. 51 Pegasi B 





Planet ini juga diberi julukan Bellerophon, diambil dari nama pahlawan Yunani yang berhasil menjinakan kuda Pegasus. Planet satu ini punya massa 150 kali lebih besar dari planet Bumi dan tersusun atas hidrogen dan helium.

Hal yang paling mengerikan dari planet ini adalah fakta bahwa suhu permukaan planetnya mencapai 1000 derajat celscius. Pasalnya letak bintang yang menjadi sumber cahaya Bellerophon terhitung lebih dekat dibandingkan jarak Bumi ke Matahari. Suhu panas ekstrem ini pula yang memicu timbulnya angin panas dengan kecepatan 1000 km/jam. Suhu ekstrem tersebut juga mengakibatkan tidak adanya air di permukaan planetnya. Jangankan air, besi saja bisa sampai menguap, Uap besi tersebut pada akhirnya membentuk awan besi dan saat muatan awan besi sudah terlalu berlebihan, maka akan timbul hujan bijih besi panas.


4. COROT exo-3B 



COROT-exo-3b adalah planet di luar tata surya yang dikenal sebagai yang terbesar dan terpadat. Ukurannya hampir sama seperti planet Jupiter, namun massanya 20 kali lebih padat. Dengan massa planet yang begitu besar, tentunya hal tersebut berdampak pada gravitasi planet. Dengan massa 20 kali lebih besar, seorang manusia yang berjalan di permukaannya punya bobot 50 kali lebih berat ketimbang saat berjalan di atas Bumi. Hal tersebut langsung membuat kerangka manusia remuk dari dalam dalam hitungan menit. Rasanya seperti tertindih gajah tepat di dadamu.




5. Mars 









Di planet merah ini, badai debu dapat muncul secara tiba-tiba dan menyelimuti seluruh planet selama berhari-hari. Badai tersebut dikategorikan sebagai badai terbesar dan terparah di dalam sistem tata surya. Tinggi badainya saja bisa mencapai tinggi gunung Everest dengan kecepatan angin mencapai 300 kilometer per jam.



6. WASP-12b 





WASP-12 b adalah planet terpanas yang pernah ditemukan ilmuwan hingga saat ini. Suhu permukaan planetnya saja sampai 2.200 derajat Celcius karena orbitnya sangat dekat bintang yang meneranginya. Orbit tersebut terhitung paling dekat di antara semua planet yang diketahui. Benda apa pun (termasuk manusia) akan langsung terbakar saat masuk ke dalam atmosfirnya. Sebagai perbandingan, suhu permukaan planetnya dua kali suhu lava pijar dan setengah kali suhu Matahari.


7. Jupiter 






Atmosfir Jupiter menghasilkan badai yang besarnya dua kali ukuran Bumi kita. Planet raksasa ini menciptakan angin super kencang yang kecepatannya 400 mil per jam dan petir raksasa yang menyambar dan bercahaya seratus kali lipat dari yang tercipta di bumi. Sekali kilat menyambar, cahayanya dapat membuat manusia buta. Di bawah badai maha mengerikan ini terdapat samudera sedalam 40.233 kilometer yang komposisinya adalah hidrogen metal cair. Di Bumi, hidrogen adalah zat yang tak berwarna serta transparan, namun di inti Jupiter, hidrogen berwujud lain yang tak mungkin bakal kita temui di Bumi.



8. Pluto 




Catatan: Pluto kini sudah tak bisa dikategorikan sebagai planet.
Jangan terkecoh dengan gambar di atas karena gambar tersebut bukanlah negeri salju. Lingkungan Pluto berhawa sangat dingin karena atmosfirnya tersusun atas nitrogen cair, karbon monoksida, dan gas metan menyelimuti permukaannya seperti salju. Pada cuaca cerahnya saja, suhu Pluto hanya mencapai -228 sampai -238 derajat Celcius. Tubuhmu jelas langsung membeku.


9. CoRoT-7b 








Panas yang dipancarkan oleh bintang yang menerangi planet ini saking panasnya sampai bisa membuat batu menyublim dan menguap. Jika gambaran tersebut masih kurang meyakinkan bahwa planet ini sungguh mengerikan, ada bukti lain yang bakal membuat tercengang. Orbit planet tidak sempurna membuat planet ini rawan bergesekan dengan planet kembarannya. Saat gesekan terjadi, permukaan planet akan memanas luar biasa.


10. Venus 





Venus mungkin terlihat indah dari Bumi, namun ternyata kondisi planet tersebut sungguh ganas untuk ditinggali manusia. Venus diketahui sebagai planet paling mengerikan di tata surya. Udaranya dapat membuat manusia keracunan. Tekanan udara di sana dapat mencapai 100 kali lebih besar dari bumi. Dan satu lagi, suhu di sana mencapai 475 derajat Celcius ditambah dengan sedikit kandung asal sulfat menghujanimu.

11. Planet Kepler 16 B


Kepler-16 adalah planet gas yang dingin. Karena dua mataharinya kecil dari pada yang berada dekat Bumi, suhu permukaan Kepler 16-b diduga minus 73 sampai minus 100 derajat Celcius. Juga tak mirip Tatooine, kecil kemungkinan Kepler-16 memiliki atau bisa mendukung kehidupan.

11 Penyakit-Penyakit Mematikan Di Dunia


10 PENYAKIT PALING MEMATIKAN DI DUNIA


1. AIDS (Acquired Immune Deficieny syndrome):


Penyakit ini termasuk penyakit pembunuh utama di dunia, karena penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini penularannya sangat cepat terutama di negara berkembang.


2. Autoimun: 

Penyakit ini terjadi apabila sistem imunitas tubuh berlebihan sehingga tidak bisa membedakan virus atau kuman dengan sel tubuh manusia, ia menyerang tubuh sendiri. Jadi penyakit ini berbanding berbalik dengan penyakit AIDS, yaitu pada penderita AIDS kekurangan daya tahan tubuh sedang penderita autoimun justru berlebihan.





3. Flu burung: 

Tubuh manusia tidak memiliki kekebalan terhadap virus flu yang dibawa oleh unggas, karenanya manusia gampang sekali tertular virus ini.







4. Virus MERS 


memang mirip sekali dengan virus SARS, yang menjadi wabah global pada tahun 2003 lalu, dan menewaskan hingga 800 orang. Virus SARS dan MERS memang memiliki gejala yang sama seperti batuk dan pneumonia. Namun virus MERS jauh lebih mematikan, dimana ia dapat menyebar dengan sangat mudah," kata ahli epidemiologi dari Johns Hopkins Medicine, Dr. Trish Perl, dilansir laman Mail Daily.
Para ahli khawatir virus ini akan menyerang lebih banyak orang lagi di Arab Saudi, mengingat bulan ini merupakan bulan suci ramadhan bagi umat muslim di dunia, dan tentunya banyak umat muslim yang akan mengunjungi Arab Saudi, apakah untuk umroh maupun ziarah. Kasus MERS saat ini telah ditemukan di Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Inggris, Perancis, Jerman, Italia dan Tunisia.

"Kami memerlukan lebih banyak informasi dari negara lain, untuk menemukan bagaimana cara mengobati pasien yang terjangkit virus Mers ini," kata Dr. Clements Wendtner. WHO akan bertemu di Kairo, Mesir bulan ini untuk membahas MERS dan potensi ancaman virus ini bagi masyarakat dunia.


5. Morgellons

Termasuk jenis penyakit kulit yang misterius, karena biasanya penderita mengeluhkan adanya parasit di bawah kulitnya yang menjadikan ia ingin menggaruk kulitnya sampai kulitnya terluka dan memiliki luka terbuka. Sebagian ahli penyakit ini disebabkan oleh faktor delusi, tetapi sebagian berpendapat penyebanya nyata.





 6. Anthrax:




Anthrax adalah penyakit mematikan serta menular yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Penyebaran bakteri Bacillus anthracis melalui tanah dan udara (bakteri Bacillus anthracis bersifat aerob). Di Indonesia, untuk kasus di Bogor penyebaran Anthrax terjadi karena spora Anthrax terbawa banjir. Inkubasi penderita Anthrax mula-mula kulit gatal, kemudian melepuh apabila pecah akan membentuk scab (kerak kering pada luka), disertai nyeri dan bengkak. Apabila bakteri sudah masuk ke tubuh dalam jangka waktu 24 jam, gejalanya mual, muntah darah pada anthrax usus. Pada anthrax paru-paru gejalanya batuk, sesak nafas. Sakit kepala dan kejang pada anthrax otak. Jika tidak segera diobati penderita bisa meninggal dalam waktu satu atau dua hari. Anthrax sudah dapat diobati dengan Penisilin dan turunannya.


7. E-BoLa Virus

Penyakit ini di sebabkan oleh virus Ebola (sejenis virus dari genus Ebolavirus  , familia Filoviridae) .
Seseorang yang sudah terjangkit virus ini , paling lama dapat bertahan cuma 1 minggu dan mempunyai tingkat kematian 90%  .

Gejala-gejala nya :

  • Diare
  • Muntah
  • Sakit badan
  • Pendarahan dasyat dari dalam dan di luar anus .
  • Deman tinggi .
 Cara penyebaran virus ini :
  •  Lewat cairan tubuh , seperti donor darah , melakukan hubungan di luar nikah dan lain lain .
  •  Lewat kontak langsung , seperti berjabat tangan atau sentuhan kulit  dan lain lain .
Sejarah dari penyakit ini :


Virus ini  di duga bermula dari seekor kera yang terinfeksi virus ebola kemudian menyebar ke Manusia , di duga virus ini masih berada di daratan Afrika dan kata nya sudah sampai ke filipina .
  



8. NAEGLERIA



Amoeba dengan nama naegleria fowleri ini sangat berbahaya. Untungnya saat ini baru ditemukan di kawasan Barat Daya Amerika. Amoeba ini berada di air dan apabila anda berenang di lokasi yang juga dihuni amoeba ini, maka ia akan masuk melalui hidung dan hinggap di otak anda, dan anda bisa koma karenanya.

Amoeba ini terus mengkonsumsi otak dan karenanya bisa menyebabkan kematian.


9. Malaria




Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit bernama Plasmodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit tersebut. Di dalam tubuh manusia, parasit Plasmodium akan berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi sel darah merah.Pasien yang terinfeksi oleh malaria akan menunjukan gejala awal menyerupai penyakit influenza, namun bila tidak diobati maka dapat terjadi komplikasi yang berujung pada kematian. 
Penyakit ini paling banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis di mana parasit Plasmodium dapat berkembang baik begitu pula dengan vektor nyamuk Anopheles.Daerah selatan Sahara di Afrika dan Papua Nugini di Oceania merupakan tempat-tempat dengan angka kejadian malaria tertinggi.
Berdasarkan data di dunia, penyakit malaria membunuh satu anak setiap 30 detik. Sekitar 300-500 juta orang terinfeksi dan sekitar 1 juta orang meninggal karena penyakit ini setiap tahunnya, 90% kematian terjadi di Afrika, terutama pada anak-anak.


10. Cacing Pita








Cacing pita dewasa panjangnya bisa mencapai 240-300 cm. Terdiri dari bagian kepala yang memiliki kait-kait kecil dan badannya mengandung 1000 proglotid (bagian yang mengandung telur). 
Siklus hidupnya mirip cacing pita sapi, tapi babi hanya merupakan tuan rumah perantara saja. 
Manusia juga bisa berperan sebagai tuan rumah perantara, dimana telur cacing mencapai lambung bila tertelan atau bila proglotid berbalik dari usus ke lambung. Embrio lalu dilepaskan di dalam lambung dan menembus dinding usus, lalu akan sampai ke otot, organ dalam, otak dan jaringan dibawah kulit, dimana mereka membentuk kista. 

Kista yang hidup hanya menyebabkan reaksi ringan, sedangkan kista yang mati menimbulkan reaksi yang hebat.

Belum ada obat yang Mujarab untuk membunuh cacing Pita dalam Tubuh, cacing akan terus berkembang hingga menjadi desawa dan bertelur di dalam Perut, bila telah terasa penuh maka cacing akan merangkak naik ke bagian perut atas diman orrgan tubuh seperti jantung, hati, ginjal akan ikut terinfeksi bahkan sampai ke Otak.

11. Virus Hepatitis B (VHB)



Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh "Virus Hepatitis B" (VHB), suatu anggota famili Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut sebagian kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati.Virus Hepatitis B merupakan bentuk Hepatitis yang lebih serius dibandingkan dengan jenis hepatitis lainnya. Penderita Hepatitis B bisa terjadi pada setiap orang dari semua golongan umur.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan virus Hepatitis B ini terjadi :
1. Tidur terlalu malam
2. Tidak BAB di pagi hari
3. Tidak makan pagi
4. Pola makan berlebihan
5. Makan makanan mentah dan berpengawet
6. Menggunakan sikat gigi bersama orang lain

Setiap tahun sekitar 1800 orang didiagnosis menderita kanker hati dan separuh lebih adalah lelaki.

Created By Sora Templates