Showing posts with label Pusaka. Show all posts
Showing posts with label Pusaka. Show all posts

17 Pedang Legenda di Dunia





1. Pedang Zufikar.




Zulfikar adalah pedang kuno yang dimiliki oleh Syaidina Ali . Ali adalah sahabat sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW. Ia memerintah kekhalifahan Islam 656-661 M. Dengan beberapa catatan sejarah, Nabi Muhammad SAW memberikan pedang Zulfikar pada Syaidina Ali di Pertempuran Uhud. Pedang ini adalah salah satu simbol Islam dan dikagumi oleh jutaan orang. Zulfikar adalah pedang, yang mengacu pada pedang Asia Barat atau Asia Selatan dengan pisau yang melengkung. Dikatakan bahwa pedang Syaidina Ali digunakan pada Perang Parit, yang merupakan upaya pengepungan yang terkenal di kota Madinah. Selama pertempuran, Nabi Muhammad SAW, Syaidina Ali, dan pembela Islam membangun parit untuk melindungi Madinah terhadap kavaleri konfederasi yang jauh lebih besar. Beberapa ada yang bertentangan dengan bentuk pendang ini. Beberapa dari mereka menggambarkan senjata itu memiliki dua bilah paralel, menekankan kemampuan mistis dan kecepatan, sementara yang lain menggambarkan Zulfikar sebagai pedang tradisional berbentuk lebih. Beberapa gambar sejarah menggambarkan pedang dengan split, pisau berbentuk V. Senjata itu bertahan hingga hari ini dan disimpan dalam kepemilikan Imam Muhammad al-Mahdi.



2. The Sword Of Goujian





Pedang ini merupakan harta negara dan mempunyai karisma setara dengan Pedang Excaliburnya King Arthur. Ketika ditemukan, pedang ini telah berusia kurang lebih 2000 tahun, tapi masih sangat tajam dan tidak berkarat. Terlebih lagi,terdapat pola berbentuk belah ketupat dan 11 lingkaran konsentris yang terletak hanya berjarak 0,2 milimeter dari hiltnya. Material: perunggu. Panjang: 55,6 cm (termasuk gagangnya) dan lebar: 5 cm.

Bilah pedang terbuat dari tembaga, membuatnya lebih lentur dan lebih kecil kemungkinannya untuk hancur; sisi pedang memiliki kandungan timah, membuatnya lebih keras dan mampu mempertahankan tepi tajam; sulfur mengurangi kemungkinan pudarnya pola-pola.


3. Pedang Sultan Tippu



Pedang milik Sultan Fateh Ali Tipu (November 1750 - 4 Mei 1799 Srirangapattana), seorang penguasa dari Kesultanan Mysore di India. Sultan Fateh dijuluki "Harimau dari Mysore" karena kepemimpinannya yang tegas, pemberani dan dicintai rakyatnya. Pedang tersebut diberikan oleh ayahnya disaat wafat ditahun 1782, sebagai lambang pewaris sekaligus penerus tahta Kesultanan Mysore.

Pedang ini berjenis Samshir (single edge dengan bentuk lekukan hampir seperti bulan sabit), konon bahannya dari baja Damaskus. Gagang dan sarungnya terbuat dari ukiran perak dan emas. Info mengenai keberadaan pedang itu kini belum begitu jelas



4. Pedang Joyeusa.






Charlemagne adalah seorang pria yang lahir sekitar tahun 742. Dia adalah salah satu penguasa terbesar dalam sejarah dunia dan menjadi Raja kaum Frank pada 768. Pada 800 ia diangkat Kaisar Roma, posisi yang dipegangnya selama sisa hidupnya. Dalam Kekaisaran Suci Romawi ia dikenal sebagai Charles I dan adalah Kaisar Romawi Suci pertama. Selama masa Charlemagne ia memperluas kerajaan Frank menjadi sebuah kekaisaran, yang menutupi sebagian besar Barat dan Eropa Tengah. Charlemagne dianggap sebagai bapak pendiri baik monarki Perancis dan Jerman, serta bapak Eropa. Joyeuse adalah nama pedang pribadi Charlemagne. Saat ini, ada dua pedang dikaitkan dengan Joyeuse. Salah satunya adalah pedang yang disimpan di Schatzkammer Weltliche di Wina, sementara yang lain ditempatkan di Louvre di Perancis. Pisaunya dipajang di Louvre mengklaim sebagian dibangun dari pedang asli Charlemagne. Pedang terbuat dari bagian-bagian dari abad yang berbeda, sehingga menjadi sulit untuk mengidentifikasi senjata itu sebagai Joyeuse. Gagang pedang menunjukkan tanggal pabrik sekitar waktu Charlemagne. Pedang Charlemagne muncul dalam banyak legenda dan dokumen sejarah. Bulfinch’s Mitologi menjelaskan Charlemagne menggunakan Joyeuse untuk memenggal komandan Saracen Corsuble serta ksatria temannya Ogier Dane. Setelah kematian Charlemagne, pedang itu dimiliki Basilika Saint Denis dan kemudian dibawa ke Louvre setelah dilakukan prosesi Coronation untuk raja-raja Perancis.


5. Pedang Honjo Masamune.



Masamune adalah Pandai Pedang Jepang yang secara luas dianggap sebagai salah satu metallurgists terbesar di dunia. Tanggal yang tepat untuk hidup Masamune tidak diketahui, tetapi ia dipercaya bahwa ia bekerja antara tahun 1288-1328. senjata Masamune telah mencapai status legendaris selama berabad-abad. Dia menciptakan pedang dikenal sebagai tachi dan belati disebut tanto. Pedang Masamune memiliki reputasi yang kuat untuk keunggulan dan berkualitas. Dia jarang menandatangani karya-karyanya, sehingga akan sulit untuk mengidentifikasi semua senjatanya.Yang paling terkenal dari semua pedang Masamune bernama Honjo Masamune. The Honjo Masamune sangat penting karena mewakili Keshogunan selama periode Edo Jepang. Pedang ini diturunkan dari satu Shogun ke Shogun selama beberapa generasi. Pada tahun 1939 senjata itu merupakan harta karun nasional di Jepang, tetapi tetap milik keluarga Tokugawa. Pemilik terakhir yang diketahui dari Honjo Masamune adalah Tokugawa Iemasa. Rupanya Tokugawa Iemasa memberikan senjata dan 14 pedang lainnya ke kantor polisi di Mejiro, Jepang, pada bulan Desember 1945. Tak lama kemudian pada bulan Januari 1946, polisi Mejiro memberikan pedang untuk Sgt. Bimore Coldy (US 7th Cavalry). Sejak saat itu, Honjo Masamune yang hilang dan keberadaan pedang tetap menjadi misteri. Honjo Masamune adalah salah satu artefak sejarah yang paling penting untuk menghilang pada akhir Perang Dunia II.


6. Pedang Sword of Mercy


Pedang Mercy adalah senjata yang terkenal yang dulu milik Edward Confessor. Edward Confessor adalah salah satu raja Anglo-Saxon terakhir Inggris sebelum Penaklukan Norman dari 1066. Ia memerintah 1042-1066 dan pemerintahannya telah ditandai oleh runtuhnya disorganisasi kekuasaan kerajaan di Inggris. Tak lama setelah kematian Edward Confessor, para Normandia mulai memperluas ke Inggris, dipimpin oleh William sang Penakluk. Pedang Mercy memiliki pisau patah, yang memotong pendek dan persegi. Pada tahun 1236, senjata itu diberi nama curtana dan sejak itu digunakan untuk upacara kerajaan. Pada zaman kuno itu adalah suatu kehormatan untuk menanggung pedang ini sebelum raja. Ini dianggap sebagai isyarat belas kasihan. Cerita sekitar melanggar senjata tidak diketahui, tetapi sejarah mitologis menunjukkan bahwa ujungnya patah oleh seorang malaikat untuk mencegah pembunuhan yang salah. Pedang Mercy adalah bagian dari Permata Mahkota Kerajaan Inggris dan merupakan salah satu dari hanya lima pedang digunakan selama penobatan raja Inggris. Senjata itu merupakan senjata langka dan salah satu dari hanya sejumlah kecil pedang untuk bertahan hidup pada masa pemerintahan Oliver Cromwell. Selama penobatan di Inggris, Pedang Mercy adalah pedang yang dipegang oleh raja untuk melimpah kan kehormatan pada ksatria.


7. Pedang napoleon.


Pada tahun 1799, napoleon bonaparte menjadi pemimpin militer dan politik perancis setelah melancarkan kudeta. Lima tahun kemudian senat prancis menyatakan dirinya kaisar. Pada dekade pertama abad ke-19 napoleon dan kekaisaran perancis terlibat dalam konflik dan perang dengan setiap kekuatan utama eropa. Pada akhirnya, serangkaian kemenangan memberikan posisi perancis yang dominan di benua eropa, tetapi sebagai sejarah nantinya akan terulang, pada tahun 1812 perancis memulai serangan mereka dari rusia. Keputusan untuk menyerang rusia menandai titik balik dalam kekayaan napoleon. Pada tahun 1814, koalisi keenam menyerbu perancis dan napoleon ditangkap dan diasingkan ke pulau elba. Dia akan melarikan diri, tetapi akhirnya meninggal dalam kurungan di pulau saint helena. Sejarawan menganggap napoleon sebagai seorang militer yang jenius dan seorang pria yang membuat kontribusi yang kuat untuk seni operasional perang. di medan perang napoleon membawa pistol dan pedang. Ia memiliki banyak koleksi senjata dan artileri. Senjata-nya adalah salah satu dari jenis dan termasuk bahan terbaik. Pada musim panas 2007, sebuah pedang emas bertatahkan yang dulu milik napoleon dilelang di perancis lebih dari $ 6.400.000 dolar. Pedang digunakan oleh napoleon dalam pertempuran. Pada awal 1800-an, napoleon memberikan senjata kepada saudaranya sebagai hadiah pernikahan. Pedang itu diwariskan dari generasi ke generasi, tidak pernah meninggalkan keluarga bonaparte. Pada tahun 1978, pedang itu dinyatakan sebagai harta nasional di perancis dan pemenang lelang tidak teridentifikasi.


8. Pedang tizona.


El cid adalah seorang pria yang lahir sekitar tahun 1040 di vivar, yang merupakan kota kecil sekitar enam mil utara burgos, ibukota castile . Kerajaan kastilia adalah salah satu kerajaan abad pertengahan di semenanjung iberia. Selama hidupnya El cid menjadi pemimpin militer yang sukses dan diplomat. Ia diangkat menjadi ketua umum tentara alfonso vi dan menjadi pahlawan spanyol. 

El cid adalah aset raja paling berharga dalam perang melawan bangsa moor. Dia adalah ahli strategi militer yang terampil dan ahli pedang yang kuat. El cid memiliki pedang yang berbeda dalam hidupnya, tetapi dua yang paling terkenal adalah colada dan tizona. Tizona adalah pedang yang digunakan oleh el cid untuk melawan bangsa moor. Senjata itu merupakan salah satu peninggalan yang paling dihargai di spanyol dan diyakini telah ditempa di cordoba, spanyol, walaupun mata pedangnya dibuat dari baja damascus. Baja damaskus terutama digunakan di timur tengah. Tizona adalah 103 cm/40.5 inci panjang dan berat 1,1 kg/2.4 pound. Ini berisi dua prasasti yang terpisah, dengan satu daftar tanggal pabrik 1002 dan yang lainnya mengutip doa katolik ave maria. Tizona saat ini dipajang di museo de burgos di spanyol.


9. Pedang wallace


William wallace adalah seorang ksatria skotlandia yang hidup 1272-1305. Wallace dikenal untuk memimpin perlawanan terhadap inggris selama perang kemerdekaan skotlandia, yang dilancarkan pada akhir abad 13 dan awal 14. Selama hidupnya, william wallace diangkat sebgai guardian skotlandia. Dia memimpin sebuah tentara infanteri yang terlibat di tangan musuh untuk memeranginya. 

Kepemilikan hadiah banyak dari prajurit adalah pedang mereka. Untuk dapat bertahan di medan perang maka harus menjadi ahli pedang yang berbakat. Pada 1305, william wallace ditangkap oleh raja edward i dari inggris dan dieksekusi karena pengkhianatan. Hari ini william wallace di skotlandia dikenang sebagai seorang patriot dan pahlawan nasional. Pedang-nya adalah salah satu yang paling terkenal di dunia. pedang william wallace terletak di monumen nasional di stirling, skotlandia. Batang pedang ukuran 4 kaki dengan 4 inci panjangnya (132cm) dan berat £ 6,0 (2,7 kg). Pedang dikatakan senjata yang digunakan wallace pada pertempuran stirling bridge di 1297 dan pertempuran falkirk(1298).terbuat dari besi berlapis emas dan pegangannya dibungkus dengan kulit coklat gelap. Gagang yang ada saat ini pada pedang wallace bukan asli. Hal ini diyakini bahwa pedang itu telah diubah. Setelah pelaksanaan william wallace, sir john de menteith, gubernur dumbarton castle, menerima pedangnya. Pada tahun 1505, raja james IV dari skotlandia membayar 26 shilling untuk memiliki pedang binned dengan tali sutra. Dikatakan bahwa pedang itu telah mengalami banyak perubahan, yang mungkin saja diperlukan karena sarung asli wallace, gagang dan sabuk dikatakan telah dibuat dari kulit kering hugh cressingham, seorang komandan inggris.



10. Pedang seven-branched


Dinasti baekje adalah kerajaan kuno yang terletak di barat daya korea. Pada puncaknya pada abad ke-4, baekje menguasai koloni di cina dan sebagian besar di semenanjung barat korea. Mereka adalah salah satu dari tiga kerajaan korea, bersama-sama dengan goguryeo dan silla. Pada 372, raja geunchogo dari baekje membayar upeti kepada jin timur dan diyakini bahwa pedang tujuh-branched diciptakan dan diberikan kepada raja sebagai tanda pujian. Senjata besi itu panjangnya adalah 74,9 cm dengan enam tonjolan cabang seperti pisau sepanjang pusat, yang adalah 65,5 cm. Pedang dikembangkan untuk keperluan upacara dan tidak dibangun untuk pertempuran. Pada tahun 1870 seorang pendeta shinto bernama masatomo kan menemukan dua tulisan di pedang tujuh-branched itu. Salah satunya menyatakan “pada siang pada hari keenam belas bulan kesebelas, tahun keempat era taiwa, pedang itu terbuat dari baja yang dikeraskan selama 100 kali. Menggunakan pedang dari 100 tentara musuh. Tepat untuk sang raja. “ Pedang tujuh-branched mengandung banyak pernyataan, tapi yang paling kontroversial melibatkan frase “enfeoffed lord,” digunakan ketika menggambarkan raja wa sebagai tunduk mungkin untuk penguasa baekje. Pedang merupakan link sejarah yang penting dan menunjukkan bahwa memang ada hubungan antara negara-negara asia timur era ini. Pedang asli tujuh-branched saat ini disimpan di kuil isonokami di prefektur nara jepang. Hal ini tidak dipamerkan ke publik.


11. Pedang curved saber of san martin.


José de san martín adalah seorang jenderal argentina yang terkenal hidup antara tahun 1778-1850. Dia adalah pemimpin utama dari bagian selatan amerika selatan perjuangan untuk kemerdekaan dari spanyol. San martín adalah pahlawan amerika selatan dan pelindung 1 perú. Dibawah kepemimpinan san martín, kemerdekaan peru secara resmi dideklarasikan pada tanggal 28 juli 1821. Di negara argentina, ordo pembebas jenderal san martin adalah dekorasi tertinggi yang diberikan.Salah satu harta yang paling dihargai josé de san martín adalah pedang melengkung bahwa ia membelinya di london. San martín mengagumi pisau pedang melengkung dan merasa bahwa senjata itu bisa bermanuver dan ideal untuk pertempuran. Untuk alasan ini, ia persenjatai pasukan kavaleri nya granaderos dengan senjata yang sama, yang dianggap penting untuk menambah serangan. Pedang melengkung bersama dengan san martín hingga kematiannya dan kemudian disampaikan ke jenderal de la republica argentina, don juan manuel de rosas. Dalam karyanya akan san martín disebut pedang sebagai “pedang yang telah menemani saya selama perang kemerdekaan amerika selatan.” pada tahun 1896 senjata itu dikirim ke museum sejarah nasional di buenos aires di mana ia tetap ada sampai hari ini.



12. Pedang tomoyuki yamashita’s

.



Tomoyuki yamashita adalah seorang jenderal angkatan darat kekaisaran jepang selama perang dunia II. Dia menjadi terkenal setelah menaklukkan koloni inggris di malaya dan singapura, akhirnya mendapat julukan “harimau malaya.” setelah berakhirnya perang dunia II, yamashita diadili atas kejahatan perang berkaitan dengan pembantaian manila dan kekejaman lainnya di filipina dan singapura. Itu adalah sidang kontroversial yang berakhir dengan hukuman mati bagi tomoyuki yamashita. Kasus ini mengubah aturan amerika serikat dalam hal tanggung jawab komando atas kejahatan perang, menciptakan sebuah hukum yang dikenal sebagai standar yamashita. Selama karir militernya, tomoyuki yamashita memiliki sebuah pedang pribadi yang berisi pisau yang diproduksi oleh pembuat pedang terkenal fujiwara kanenaga antara 1640 dan 1680. Senjata itu pegangannya dibuat ulang pada awal 1900-an. Pedang samurai itu diserahkan oleh jenderal yamashita, bersama dengan pasukannya, pada tanggal 2 september 1945 diambil oleh jenderal macarthur dan diberikan kepada west point military museum dimana masih ada sampai saat ini. Pedang adalah salah satu bagian dalam kumpulan besar senjata militer yang bertempat di west point museum.


13. Pedang Damaskus



Pada masa itu, Damaskus berada dalam kekuasaan Dinasti Ayyubiyah. Ibnu Asakir (wafat pada 1177 M) dalam bukunya berjudul “Sejarah Kota Damaskus” juga mengisahkan kota yang sempat menjadi ibu kota Dinasti Umayyah pada abad ke-7 M dan 8 M itu sebagai pusat pembuatan pedang yang kesohor. Pedang buatan Damaskus yang kerap disebut sebagai pedang Persia sangat lentur dan ulet. Kehebatan pedang dari dunia Islam sempat membuat peradaban Barat terperangah dan terkagum-kagum.



Pedang Damascus sangat kuat tapi tetap fleksibel sehingga ujung pedangnya dapat ditekuk sampai gagang pedang. Pedang ini juga sangat tajam sehingga dapat memotong sesuatu dengan mudah, bahkan dikatakan dapat memotong sehelai sutra yang dijatuhkan ke tanah. Ciri Khas Pedang Damascus adalah Pattern/Pola Tanda Air Dipermukaannya, mirip dengan Keris Indonesia/Pedang Jepang (Namun Tanda Air pada Baja Damascus bukan karena teknik lipatan logam).

Penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari University of Dresden, mengungkap sebuah rahasia yang luar biasa yaitu keberadaan carbon nanotubes. Ternyata tanpa disadari, pembuat pedang ini menggunakan teknologi nano ketika menempa pedang. Sayangnya, teknik pembuatan pedang ini menghilang diabad ke-18.


Pada perang salib, pasukan Eropa dikejutkan oleh pedang yg dimiliki oleh pasukan Arab dan Persia karena dapat dengan mudah menembus baju zirah pasukan Crusader, bahkan mampu membelah tameng.


Nanoteknologi mencakup pengembangan teknologi dalam skala nanometer, biasanya 0,1 sampai 100 N m (satu nanometer sama dengan seperseribu mikrometer atau sepersejuta milimeter). Istilah ini kadang kala diterapkan ke teknologi yang sangat kecil. Ruang lingkupnya juga sangat luas, bisa merambah ke berbagai bidang seperti kedokteran, robotik, fisika, dll. Sedangkan carbon nanotubes merupakan ikatan carbon yang berbentuk silinder dengan diameter 4 nanometer (1 nano=1/1.000.000.000).


Material yang digunakan bernama “Wootz Steel”, kaya akan kandungan carbon nanotubes. Ada yang mengatakan bila material ini diimpor dari India, dan pembuatan pedang Damascus terhenti karena habisnya material ini.


Baja pada umumnya mempunyai fasa dominan yang disebut ferit yang sifatnya lunak. Namun pada baja pedang Damascus, terdapat struktur (fasa) carbon nanotubes yang sangat kuat. Stuktur carbon nanotube tadi terdistribusi tertentu di dalam ferit, sedemikian hingga menghasilkan kombinasi sifat akhir yang sangat luar biasa. Itulah pedang yang ditakuti para ksatria Eropa beratus-ratus tahun.


Dan sampai saat ini belum ada scientists yang bisa menemukan bagaimana cara membuat carbon nanotubes dalam struktur mikro baja. Termasuk bagaimana membuat pedang damaskus dengan struktur yang sama seperti aslinya. Pelajaran penting dan mencengangkan lainnya adalah, dengan pengalaman ternyata suatu masyarakat bisa menciptakan sesuatu karya yang elegan, bahkan bisa dibilang melebihi sejarah pengetahuan itu sendiri.


Baja Damascus adalah material legendaris dari baja yang mempunyai sifat superplastis (kemampuan untuk mengalami deformasi tetap tanpa retak hingga 1000%).
Dengan sifat yang unik ini maka baja Damaskus banyak digunakan sebagai material untuk membuat pedang dan senjata. Menurut mitos senjata yang dibuat menggunakan Baja Damaskus tidak akan pernah tumpul atau patah. Selain memiliki sifat superplastis baja Damaskus juga mempunyai ciri khas yaitu adanya pola air (watermarking) pada permukaannya.


Baja Damascus dibuat pertama kali di India dan kemudian berkembang hingga Suriah. Nama Damascus sendiri diberikan oleh bangsa Barat yang terlibat Perang Salib dan menjumpai senjata yang berbahan baja Damaskus di kota Damaskus, Suriah.


Pedang Damaskus pernah digunakan oleh pemimpin muslim Salahuddin al-Ayyubi pada Perang Salib III melawan Tentara kristen yang di pimpin Richard The Lionheart. Helm dan baju zirah Salahuddin (lempengan logamnya) juga terbuat dari baja/logam Damaskus.


Teknik pembuatan Pedang Damascus termasuk salah satu pengetahuan Islam yang telah hilang.
Pedang, Tombak, dan Pisau Damascus yang tersisa kini tersebar di berbagai Museum di seluruh dunia.



14. Kusangi-no-Tsurugi 


Add caption

Kusanagi-no-Tsurugi (adalah pedang Jepang legendaris sebagai hal penting bagi sejarah Jepang sebagaimana Excalibur bagi Britania, dan merupakan salah satu dari tiga Benda Pusaka Kerajaan Jepang. Ini pada awalnya disebut Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi (“Pedang dari Kumpulan Awan Surga “) tapi namanya kemudian diubah menjadi lebih populer Kusanagi-no-Tsurugi (” Pedang Pemotong Rumput “).
menurut legenda,pedang ini ditemukan dari tubuh ular raksasa (Yamata no Orochi) oleh Susanoo. suatu saat pada masa pemerintahan Kaisar XII, pedang ini dipinjamkan untuk Pangeran Ousu bergelar Yamato Takeru, yang saat itu bergegas menuju padang rumput terbuka dimana dia tidak mengetahui bahwa tempat itu disiapkan sebagai perangkap oleh seorang panglima perang. Rencananya adalah menyalakan rumput dan membakar Yamato sampai mati. Dalam keputusasaan, Yamato memulai memotong rumput dengan pedang dan dengan takjub menyadari bahwa ia bisa mengendalikan angin. Menggunakan kekuatan ini, Yamato memperluas api ke arah musuh-musuhnya,dan mengalahkan mereka. setelah kejadian itu,pedang tersebut dinamai ” Pedang penggunting rumput”. Yamato kemudian tewas dalam pertempuran dengan raksasa ketika ia mengabaikan nasihat istrinya untuk membawa pedang itu dan sebuah gunting bersamanya.


15. Shamshir-e-Zomorrodnegar

Add caption
Shamshir-e Zomorrodnegar “Pedang bertabur zamrud” adalah pedang dalam legenda Persia Amir Arsalan. Ibu penyihir dari setan bertanduk mengerikan yang disebut-zereh Fulad pesona digunakan untuk membuat tubuh Fulad-zereh’s kebal semua senjata kecuali pukulan pedang khusus yang disebut Shamshir-e Zomorrodnegar.
pisau ini awalnya milik Raja Salomo, dan hati-hati dijaga oleh Fulad-zereh, bukan hanya karena itu adalah senjata yang berharga, dan memang satu-satunya senjata yang bisa membahayakan setan, tetapi juga karena dapat digunakan sebagai jimat untuk melawan sihir. Sebuah luka yang diakibatkan oleh pedang ini hanya bisa diobati dengan ramuan khusus yang dibuat dari sejumlah bahan, termasuk otak Fulad-zereh’s.


16. Glory of Ten Powers

Add caption


Glory of Ten Powers adalah pedang legendaris Cina, dikatakan diciptakan di Tibet oleh sepasang suami-istri penyihir praktisi tradisi kuno Bon. Cinta sepasang suami-istri tersebut saat membuat pedang ajaib menyebabkan kekuatan besar masuk dalam senjata itu.dikatakan bahwa pedang tersebut mampu melindungi pemakainya menggunakan kekuatan sihir dari pedang itu. Dikatakan pedang itu diambil dan dibakar oleh musuh-musuh keluarga dan pedangnya dibuat menjadi jimat ajaib. disebutkan dalam karya Tang Hao tahun 1930-an pedang tersebut dimiliki oleh Hua Tuo, dokter Cina terkenal yang hidup pada Zaman Tiga Kerajaan. sastra Cina dipenuhi dengan referensi jimat ini persis sepertii karya bahasa Inggris sering menyebutkan Excalibur.

17. Flaming Sword (Pedang Api)



Add caption
Sebuah pedang berapi adalah pedang bersinar dengan api oleh beberapa kekuatan supranatural. Flaming pedang telah ada dalam legenda dan mitos selama ribuan tahun. Menurut Alkitab, seorang kerub dengan pedang berapi ditempatkan oleh Allah di gerbang surga setelah Adam dan Hawa dibuang dari itu (Kejadian 03:24).
“Dia ditempatkan di sebelah timur taman Eden kerub,
dan sebuah pedang berapi yang ternyata segala, untuk menjaga
cara pohon kehidupan “Kejadian 3:24.
tradisi Kristen Ortodoks Timur mengatakan bahwa dari waktu Yesus lahir, pedang berapi telah dihapus dari Taman Eden, sehingga memungkinkan bagi manusia untuk kembali masuk surga.

9 Senjata Pusaka Indonesia yang menjadi Legenda


1. Keris Mpu gandring

Add caption

Keris pusaka legendaris yang terkenal dalam riwayat pendirian kerajaan Singhasari. Pedang ini ditempa oleh Mpu Gandring, seorang pandai besi yang sangat sakti atas pesanan Ken Arok. Ken Arok meminta agar keris tersebut selesai dalam 1 malam saja. Karena kesaktiaannya, keris berhasil diselesaikan dalam satu malam. Tapi ketika Mpu Gandring tengah membuat sarung keris, Ken Arok tiba-tiba datang karena menurut dia waktunya telah 1 hari. Mpu Gandring ditusuk Ken Arok karena dianggap tidak menepati janji untuk menyelesaikan keris dalam waktu 1 malam. Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok.Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari dengan korban Tunggul Ametung, Kebo Ijo, Ken Arok, Anusapati, Tohjaya.



2. Keris kyai condong campur



Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor.
Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur.
Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang,
satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah,
sogokan belakang tidak ada. Selain itu, keris ini juga menggunakan gusen dan lis-lis-an.
Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari
berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak
yang jahat.


3. Keris kyai setan kober






Keris ini sama legendarisnya dengan Keris Mpu Gandring. Berapa luk masih belum diketahui,
tapi kalo menurut kula keris ini lurus tanpa luk, ciri khas keris yg dipakai dalam perang.
Pembuatnya tidak diketahui secara pasti karena tercampur dg tahayul yg tidak jelas.
Pemegang keris ini adalah Adipati dari Kadipaten Jipang Panolang yang juga sangat legendaris, Arya Penangsang. Keris ini konon, bila dicabut dari warangkanya akan menimbulkan sugesti yang hebat bagi orang2 disekitarnya. Sugesti yg berbentuk angin ribut seperti setan2 yg berkejaran. Arya Penangsang sendiri dikenal memiliki ilmu kebal. Musuh sepadan keris ini adalah tombak kyai Plered yg juga melegenda. Sewaktu konflik melawan Penangsang, Adipati Hadiwijaya (joko tingkir) mengutus Danang Sutowijoyo untuk menantang Penangsang di bukit Menoreh dan membekalinya dg tombak keramat tsb. Hadiwijaya juga dikenal ahli strategi. Beliau tahu kalau Penangsang mempunyai kuda jantan jenius bernama Gagak Rimang. Kuda ini seperti memiliki koneksi batin dg Penangsang. Kemanapun pengendara berpikir, kesana juga Gagak Rimang. Tanpa harus dikendalikan dengan tali kekang. Untuk mengatasi masalah ini, Hadiwijaya menyuruh Danang menantang Penangsang disaat musim kimpoi kuda dan menyuruh Danang memakai kuda betina. Strategi lainnya, Danang disuruh datang terlebih dahulu dan mengambil posisi diatas bukit.

Pada hari H, Danang yg berada dilereng bagian atas terlebih dahulu. Ketika Penangsang datang, kudanya yang secara alami berada dipuncak birahi melihat kuda betina tunggangan Danang. Hal ini membuat sang kuda tak terkendali sehingga dg mudah Danang menusukkan tombak kyai Plered ke perut Arya Penangsang. Tombak bertuah ini berhasil merobek badan kebal Penangsang mengakibatkan ususnya terburai. Walaupun mengalami critical injured seperti ini, Arya Penangsang kembali tegak berdiri dan menguntaikan ususnya sendiri ke gagang keris dan berlari mendekati Danang. Ketika dekat, Aryo Penangsang draw his blade. Sayang, Aryo Penangsang lupa kalau ada ususnya sendiri disitu, ketika keris tercabut justru memutus usus tsb.Dan berakhirlah riwayat adipati gagah ini dg cara yg luar biasa.

Hadiwijaya yg melihat semua ini menjadi kagum, dan menyuruh Danang bila menikah nanti meniru sikap gagah Aryo Penangsang. Danang Sutowijoyo melakukan wejangan tersebut dan untaian usus di gagang keris diganti dengan untaian kembang melati. Tradisi yg dipertahankan hingga sekarang.


4. Keris kyai sengkelat





Kyai Sengkelat adalah keris pusaka luk tiga belas yang diciptakan pada jaman Majapahit (1466 – 1478), yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertabhumi (Brawijaya V) karya Mpu Supa Mandagri.
Mpu Supa adalah salah satu santri Sunan Ampel. Konon bahan untuk membuat Kyai Sengkelat adalah cis, sebuah besi runcing untuk menggiring onta. Konon, besi itu didapat Sunan Ampel ketika sedang bermunajat. Ketika ditanya besi itu berasal darimana, dijawab lah bahwa besi itu milik Muhammad saw. Maka diberikan lah besi itu kepada Mpu Supa untuk dibuat menjadi sebilah pedang.
Namun sang mpu merasa sayang jika besi tosan aji ini dijadikan pedang, maka dibuatlah menjadi sebilah keris luk tiga belas dan diberi nama Kyai Sengkelat. Setelah selesai, diserahkannya kepada Sunan Ampel. Sang Sunan menjadi kecewa karena tidak sesuai dengan apa yang dikehendakinya. Menurutnya, keris merupakan budaya Jawa yang berbau Hindu, seharusnya besi itu dijadikan pedang yang lebih cocok dengan budaya Arab, tempat asal agama Islam. Maka oleh Sunan Ampel disarankan agar Kyai Sengkelat diserahkan kepada Prabu Brawijaya V.
Ketika Prabu Brawijaya V menerima keris tersebut, sang Prabu menjadi sangat kagum akan kehebatan keris Kyai Sengkelat. Dan akhirnya keris tersebut menjadi salah satu piyandel (maskot) kerajaan dan diberi gelar Kangjeng Kyai Ageng Puworo, mempunyai tempat khusus dalam gudang pusaka keraton.
Pusaka baru itu menjadi sangat terkenal sehingga menarik perhatian Adipati Blambangan. Adipati ini memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencuri pusaka tersebut demi kejayaan Blambangan, dan berhasil. Mpu Supa yang telah mengabdi pada kerajaan Majapahit diberi tugas untuk mencari dan membawa kembali pusaka tersebut ke Majapahit. Dalam menjalankan tugasnya, sang Mpu menyamar sebagai seorang pandai besi yang membuat berbagai alat pertanian dan mengganti namanya menjadi Ki Nambang.
Di samping pandai membuat alat pertanian, beliau juga membuat tombak, pedang dan keris yang kemudian dipamerkan di tempat-tempat keramaian, di Blambangan. Seketika pameran tersebut memancing perhatian banyak orang. Banyak sekali pesanan datang dari para pejabat kadipaten Blambangan. Termasuk patih Adipati Blambangan yang memesan Keris Carangsoka.
Akhirnya sang adipati Blambangan menyaksikan keris ciptaan Ki Nambang, sebilah keris Carangsoka yang sangat bagus dan ampuh. Ketika ditusukkan ke pohon pisang, seketika itu seluruh daun pisang menjadi layu. Karenanya sang mpu di undang untuk menghadap ke kadipaten guna membicarakan suatu hal yang rahasia dengan alasan agar percikan bunga api besi bahan kerisnya, tidak menjadi bencana bagi rakyat Blambangan.
Ternyata setelah Ki Nambang datang menghadap, didapatnya tugas untuk membuat “putran” atau tiruan Kangjeng Kyai Puworo (Keris Sengkelat). Ki Nambang dengan siasatnya meminta disediakan perahu untuk membuat tiruan Kyai Sengkelat dengan alasan percikan bunga api besi bahan kerisnya tidak menimbulkan bencana bagi rakyat Blambangan.
Singkat cerita, akhirnya rencana mendapatkan kembali keris pusaka Majapahit itu berhasil tanpa harus menimbulkan kecurigaan dan pertumpahan darah. Malah Ki Nambang akhirnya dianugerahi seorang putri kadipaten yang bernama Dewi Lara Upas, adik dari Adipati Blambangan itu sendiri. Serta mendapatkan gelar kebangsawanan sebagai Kangjeng Pangeran berikut tanah perdikan di Desa Pitrang. Maka namanya pun berubah menjadi Kangjeng Pangeran Pitrang yang bekerja sebagai mpu kadipaten Blambangan.
Sang Mpu yang berhasil melaksanakan tugas selalu mencari cara agar dapat kembali ke Majapahit. Ketika kesempatan itu tiba maka beliau pun segera kembali ke Majapahit dan meninggalkan istrinya yang sedang hamil. Sebelum pergi, beliau meninggalkan pesan kepada sang istri bahwa kelak jika anak mereka lahir laki-laki agar diberi nama Joko Suro, serta meninggalkan besi bahan membuat keris.  Lima belas tahun kemudian setelah Mpu Pitrang meninggalkan Blambangan, datang lah seorang pemuda yang mengaku sebagai anak mpu Supa. Ketika ditanya, ia mengaku bernama Joko Suro. Mpu meminta bukti berupa besi bahan membuat keris. Namun ketika diserahkan oleh Joko Suro, besi bahan itu telah menjadi sebilah keris. Ternyata selama dalam perjalanan mencari ayahandanya, besi itu oleh Joko Suro dipijit-pijit dan ditarik olehnya hingga menjadi sebilah keris kecil. Maka keris itu pun dinamakan Keris Kyai Bethok yang mempunyai keampuhan menyingkirkan niat jahat.


5. Keris kyai carubuk




Dalam satu legenda dikisahkan Sunan Kalijaga meminta tolong untuk dibuatkan keris coten-sembelih (pegangan lebai untuk menyembelih kambing). Lalu oleh beliau diberikan calon besi yang ukurannya sebesar biji asam jawa. Mengetahui besarnya calon besi tersebut, Empu Supa sedikit terkejut. Ia berkata besi ini bobotnya berat sekali, tak seimbang dengan besar wujudnya dan tidak yakin apakah cukup untuk dibuat keris. Lalu Sunan Kalijaga berkata kalau besi itu tidak hanya sebesar biji asam jawa tetapi besarnya seperti gunung. Karena ampuh perkataan Sunan Kalijaga, pada waktu itu juga besi menjelma sebesar gunung.

Hati empu Supa menjadi gugup, karena mengetahui bahwa Sunan Kalijaga memang benar-benar wali yang dikasihi oleh Pencipta Kehidupan, yang bebas mencipta apapun. Lantaran itu, empu Supa berlutut dan takut. Ringkas cerita, besipun kemudian dikerjakan. Tidak lama, jadilah keris, kemudian diserahkan kepada Sunan Kalijaga. Akan tetapi anehnya begitu melihat bentuknya, seketika juga Sunan Kalijaga menjadi kaget, sampai beberapa saat tidak dapat berbicara karena kagum dan tersentuh perasaannya, karena hasil kejadian keris itu berbeda jauh sekali dengan yang dimaksudkan. Maksud semula untuk dijadikan pegangan lebai, ternyata yang dihasilkan keris Jawa (baca Nusantara) asli Majapahit, luk tujuhbelas. Sebenarnya, begitu mengetahui keindahan keris, perasaan Sunan Kalijaga agak tersentuh, oleh karena itu mengamatinya sempai puas tidak bosan-bosannya. Kemudian ia berkata sambil tertawa dan memuji keindahan keris itu.Lalu Empu Supa diberi lagi besi yang ukurannya sebesar kemiri. Setelah dikerjakan, jadilah sebilah keris mirip pedang suduk (seperti golok atau belati). 

Begitu mengetahui wujud keris yang dihasilkan sunan Kalijaga sangat senang hatinya. keris itu disebut Kyai Carubuk. keris kyai carubuk ini akhirnya menjadi pusaka sultan hadiwijaya, bahkan sanggup mengalahkan keris setan kober milik arya penangsang ketika pesuruh arya penangsang melakukan percobaan pembunuhan pada sultan hadiwijaya dengan memakai keris setan kober

6. Tombak kyai plered






tombak sepanjang 3.5 meter ini merupakan senjata pusaka milik Kraton Ngayugyakarta Hadiningrat (Yogyakarta) dijamasi setiap setahun sekali saat bulan Syura. senjata ini merupakan pegangan Raja Mataram Pertama yang bernama Panembahan Senapati (Nama Asli: Danang Sutawijaya) dan digunakan untuk mengalahkan Bupati Jipang Arya Penangsang dalam perang tanding di pinggir Bengawan Solo.

7. Tombak baru klinting


menurut legenda merupakan titisan dari Naga Baru Klinting yang dihukum ayahnya (Ki Ageng MAngir Wanabaya) karena gagal melingkari gunung merapi.
aslinya senjata berujud tombak ini sebelumnya adalah pusaka milik Ki Ageng Mangir Wanabaya yang memberontak kepada panembahan Senopati. karena keampuhan senjata ini, panembahan Senapati terpaksa mengutus Putrinya Nyi Ageng Pembayun untuk mengelabuhi Ki Ageng Mangir. saat ini tombak ini tersimpan di Kraton Ngayugyakarta Hadiningrat (Yogyakarta) sebagai senjata pusaka pendamping tombK Kanjeng Kyai Plered.


8. Keris Taming Sari



Di ceritakan pemilik asal keris ini adalah merupakan pendekar atau hulubalang kerajaan mahajapahit yang bernama Taming Sari. Keris ini kemudianya bertukar tangan kepada hulubalang melaka yang telah berjaya membunuh taming sari bernama Hang Tuah.Menurut cerita yang di ceritakan kejadian ini berlaku pada zaman kesultanan melaka di bawah pemerintahan sultan muzafar shah. Sultan tersebut hendak menikahi anak perempuan raja mahajapahit. Angkatan melaka telah berkunjung ke majapahit bersama - sama dengan para pembesar dan hulubalang melaka yang terdiri dari Hang Tuah,Hang Jebat , Hang Lekiu, Hang Kasturi dan Hang Lekir.
Ketika sambutan kepada sultan tersebut perbagai persembahan di sembahkan dan akhir sekali Taming sari meminta kebenaran kepada raja mahajapahit untuk menantang hulubalang melaka bermain keris. Tantangan tersebut di terima oleh Hang Tuah dan berlakulah babak permainan dan bertikam keris. kedua - dua pendekar nampak sama hebat dan gagah ... namun pada satu ketikan hang tuah berjaya menikan taming sari dengan keris nya ... tetapi tidak lut atau kebal .
Maka hang tuah berasakan bahawa kekebalan taming sari adalah disebabkan kesaktian yang ada pada kerisnya lalu hang tuah berusaha merampas keris itu. ketika di dalam pertempuran itu hang tuah berjaya membuat helah yang menyebabkan keris taming sari terlekat ke dinding lalu ia merampasnya.
namun adalah pantang membunuh musuh yang tidak bersenjata lalu diberikan keris beliau kepada taming sari dan di pendekkan cerita hang tuah berjaya menikan taming sari lalu mati. Lalu keris itu telah dihadiahkan kepada hang tuah oleh raja mahajapahit.


9. Keris Pusaka Nagasasta Sabuk Inten




Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur (bentuk) keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.
Pada keris dapur Nagasasra yang baik, sebagian besar bilahnya diberi kinatah emas, dan pembuatan kinatah emas semacam ini tidak disusulkan setelah wilah ini selesai, tetapi telah dirancang oleh sang empu sejak awal pembuatannya. Pada tahap penyelesaian akhir, sang empu sudah membuat bentuk kinatah sesuai rancangannya . Bagian-bagian yang kelak akan dipasang emas diberi alur khusus untuk "tempat pemasangan kedudukan emas" dan setelah penyelesaian wilah selesai, maka dilanjutkan dengan penempelan emas oleh pandai emas.
Salah satu pembuat keris dengan dapur Nagasasra terbaik, adalah karya empu Ki Nom, merupakan seorang empu yang terkenal, dan hidup pada akhir zaman kerajaan Majapahit.

Seputar Batu Akik






Batu Akik

Pusat Batu Akik Murah : http://henzry.blogspot.com/


Benda bertuah yang paling banyak dimiliki manusia di jawa dan digunakan sehari-hari adalah dari jenis batu akik. Pengertian batu akik adalah jenis-jenis batu perhiasan yang nilai kekerasannya berada di bawah batu permata dan tidak tergolong sebagai batu permata. Di pulau Jawa juga ada banyak jenis-jenis batu mulia, tetapi jenisnya adalah batu lokal, dan kadarnya lebih banyak disamakan dengan kelas batu akik, tidak disamakan dengan batu permatayang mahal harganya. Batu-batu itu dimuliakan orang tidak seperti batu permata yang indah dan mahal harganya, tetapi disukai karena harganya yang relatif murah, fisik dan warnanya bagus (relatif bagi setiap orang) dan ada juga yang dianggap memiliki suatu kegaiban / tuah tertentu bagi pemakainya yang sebagiannya merupakan batu mustika. 

Pengertian batu akik adalah jika kita memandang batu akik sebagai sebuah batu cincin hiasan, yang tidak termasuk dalam kategori batu permata dan mustika. Jika kita memandangnya sebagai batu yang memberikan tuah kegaiban tertentu (karena ada sosok gaib di dalamnya), maka jenis batu ini sering disebut sebagai batu aji.

Tuah yang diharapkan dari suatu batu akik adalah dapat memberikan aura atau pengaruh positif bagi si pemakai, baik pengaruh secara fisik maupun psikologis, seperti tuah untuk pengasihan, keselamatan, kekuatan tubuh dan pukulan, pengobatan / kesehatan, dan ketenangan hati. Kebanyakan batu akik memberikan kegaiban biasa saja, tetapi cukup untuk mengsugesti pemakainya dalam memakainya. Ada juga batu akik, walaupun jumlahnya sangat sedikit, yang kegaibannya sangat tinggi, seperti anti cukur, anti bacok, dsb, yang sebagiannya merupakan batu mustika. Penulis tidak akan membahas sisi kandungan gaib dari batu akik, karena kegaibannya tidak dapat dikategorikan secara seragam, sehingga harus dilihat batunya satu per satu. 


Masing-masing batu secara alami mengandung hawa energi yang berpengaruh pada orang pemakainya. Batu akik yang memiliki tuah tinggi biasanya dominan berasal dari kegaiban sosok mahluk gaib di dalam batu akik tersebut (batu tersebut ada "isinya", tidak kosong). Tetapi tidak semua batu akik memiliki sosok gaib di dalamnya, dan yang berpenghuni mahluk gaib di dalamnya pun tidak semuanya memberikan tuah tertentu kepada manusia pemakainya, karena mahluk gaib tersebut mungkin hanya sekedar tinggal di dalam batu tersebut, sehingga jika diinginkan supaya sosok gaib di dalam batu itu memberikan tuah tertentu, maka harus lebih dulu di-"aktif"-kan kegaibannya dengan laku tertentu (misalnya dibacakan suatu amalan gaib dan diberi sesaji tertentu). Tuah yang alami dari batu akik yang dinikmati oleh para pemakainya adalah berasal dari hawa aura energi alami batunya, tetapi tuah yang besar biasanya berasal dari kegaiban mahluk halus di dalamnya.

Dalam memilih batu akik, biasanya pemilihan warna merupakan faktor utama. Batunya sendiri adalah sebagai sarana menyimpan / menyalurkan energi / aura yang kekuatannya sebagai penyimpan / penyalur energi itu antara satu batu akik dengan batu akik lainnya berbeda-beda tergantung pada masing-masing jenis batunya, keaslian batunya, warnanya, bentuknya, ukuran besar-kecilnya, cara memakainya, dsb.

Selain sisi gaibnya, masing-masing batu secara alami memiliki energi / aura sendiri-sendiri yang pengaruhnya akan dirasakan sebagai positif atau negatif tergantung pada kecocokkan si pemakai. Seseorang yang fisiknya atau psikologisnya sangat sensitif, biasanya akan dapat langsung merasakan pengaruh dari batu cincin yang dipakainya, entah pengaruhnya baik ataupun tidak baik bagi dirinya. Pengaruh baik atau tidak baik yang dirasakan setiap orang tidak sama, tergantung kecocokkannya dengan batunya, sehingga pengaruh dari sebuah batu yang sama akan dirasakan berbeda oleh setiap orang, tergantung kecocokkannya masing-masing dengan batu tersebut.

Sebagai tambahan, anda bisa menggunakan cara-cara yang serupa seperti dalam tulisan Ilmu Tayuh / Menayuh Keris dan Olah Rasa dan Kebatinan untuk mengetahui karakter aura energi batu-batu akik atau permata milik anda, atau apakah benda-benda anda tergolong sebagai mustika, atau untuk belajar mendeteksi apakah ada keberadaanmahluk gaib di dalam benda-benda tersebut, untuk mengetahui sifat-sifat karakter gaibnya (jika ada), kecocokkannya dengan anda, apa tuah yang diberikannya, persyaratan dan sesaji apa yang dimintanya, jika ada, dsb.




Jenis batu dan sifatnya :

Jenis batu yang warnanya padat (tidak tembus pandang / cahaya) lebih baik dalam menyerap dan menyimpan energi / aura. Bagi pemakainya, pengaruh yang dirasakan biasanya adalah :

- Pengaruh Positif : lebih mantap dalam bersikap / berpendirian (tidak mudah goyah)

- Pengaruh Negatif : terlalu kukuh pada pendirian, pikiran cepat penat.

- Pengaruh Positif : kondisi tubuh lebih stabil, bertenaga.

- Pengaruh Negatif : tubuh sering terasa penat atau pegal.

Jenis batu yang berwarna bening (transparan tembus pandang / cahaya ) lebih baik dalam melepaskan / menyalurkan energi / aura. Bagi pemakainya, pengaruh yang dirasakan biasanya adalah :

- Pengaruh Positif : lebih ceria, segar.

- Pengaruh Negatif : sering lengah, kurang berhati-hati.

- Pengaruh Positif : mudah mendapatkan ide-ide baru / ilham.

- Pengaruh Negatif : kurang konsentrasi berpikir, mudah lupa.




Batu yang berukuran cukup besar (relatif bagi setiap orang) biasanya lebih baik dalam menyimpan / menyalurkan energi dibandingkan batu yang berukuran lebih kecil.

Batu alam asli biasanya menyimpan / menyalurkan energi yang lebih sejuk dibandingkan batu masakan atau batu imitasi yang biasanya menyimpan / menyalurkan energi yang berhawa lebih panas dan dapat menyebabkan panas dalam dan mudah lelah berpikir / stress.

Batu tua (biasanya lebih mengkilap) biasanya menyimpan dan menyalurkan energi yang berhawa lebih panas (hangat), dibandingkan batu muda (batu muda biasanya kurang mengkilap dibandingkan batu yang tua).

Batu yang lebih muda biasanya lebih baik dalam menyimpan dan menyalurkan energi yang sejuk, dibandingkan batu yang tua.


Jenis batu yang bulat, lonjong atau setengah gepeng lebih baik dalam menyerap dan menyimpan energi / aura. Jenis batu yang bentuknya meruncing seperti asahan berlian lebih baik dalam melepaskan energi / aura.




Cara Memakai Cincin : - Gunakan di tangan kiri jika dimaksudkan untuk kecantikan / keindahan, kesehatan, ketenangan hati dan pikiran, kesegaran berpikir dan keceriaan.

- Gunakan di tangan kanan jika dimaksudkan selain yang dipakai di tangan kiri, seperti untuk pengasihan,
kekuatan, kegagahan, kewibawaan, kemantapan berpikir / bersikap, dsb.

Jika memakai 2 cincin batu, maka 
- cincin batu yang karakternya keras digunakan di tangan kanan, seperti yang untuk kekuatan, kegagahan, 
kewibawaan, kemantapan berpikir / bersikap, dsb.
- cincin batu yang karakternya halus digunakan di tangan kiri, seperti yang untuk kecantikan / keindahan, 
kesehatan, ketenangan hati dan pikiran, kesegaran berpikir, keceriaan dan yang untuk pengasihan.


Memilih Ikatan Cincin : - Berbahan emas. Menyalurkan hawa panas yang halus. Baik untuk menambah kesegaran pikiran / 
semangat, keceriaan, aura wajah lebih bersinar, dan menambah kharisma. 
Batu cincin berwarna gelap akan terlihat kontras dan harmonis bila diikat dengan cincin berbahan emas. 
Ikatan cincin berbahan emas 22 karat atau lebih tidak cocok untuk mengikat batu cincin yang beraura 
kekuatan / panas, karena ikatannya akan mudah kendor (dikhawatirkan batunya lepas dan jatuh).
Bahan emas ini juga kurang cocok untuk batu aji yang bertuah untuk kekuatan atau kekebalan, karena 
bahan emas itu dapat meredam / mengurangi "power"nya atau kegalakannya.

- Berbahan emas swasa (14 atau 15 karat). Bersifat kombinasi antara ikatan cincin berbahan emas dan baja.
Bahan emas 14 karat cukup baik untuk ikatan cincin, ikatannya tidak mudah kendor.
Sebaiknya emasnya dipilih yang 14 karat, maksimal 18 karat. Kalau lebih dari itu biasanya logam emasnya 
lebih lunak, sehingga dikhawatirkan ikatan batunya mudah kendor dan batunya lepas / jatuh (terutama 
untuk mengikat batu cincin berkhodam). Bahan emas ini sebaiknya tidak digunakan untuk mengikat batu aji 
yang bertuah untuk kekuatan atau kekebalan.

- Berbahan perak. Cocok untuk mengikat batu cincin yang beraura lembut. Menambah kesejukan. 
Bila berada di bawah sinar bulan purnama, dapat menyerap energi bulan purnama, sejuk, baik untuk 
kesehatan dan memperkuat aura wajah.

- Berbahan perak yang disepuh / dilapis emas, bersifat kombinasi antara cincin berbahan emas dan perak.

- Berbahan baja putih (monel) bersifat netral. Cocok untuk mengikat batu cincin yang beraura lembut 
maupun beraura kekuatan / panas. Bila digunakan untuk mengikat batu cincin yang beraura lembut akan 
menambah kesejukannya. Bahan baja putih ini juga baik untuk digunakan mengikat batu aji yang bertuah 
untuk kekuatan atau kekebalan.

- Berbahan kuningan, menyalurkan hawa panas juga tetapi tidak sekuat emas. Kurang baik untuk kesehatan, 
dapat menyebabkan mudah masuk angin, panas dalam, dan kepala berat / pusing.


Beberapa jenis batu akik dan potensi pengaruhnya sbb :
Batu Giok (giok Cina ataupun giok lokal). Batu giok ada yang berwarna hijau, coklat dan hitam. Membuat hati bertambah tenang dan tentram dan dapat menyerap energi negatif tubuh, sehingga tubuh dan pikiran menjadi lebih sehat. Dibandingkan batu giok tua, batu giok muda (yang berwarna hijau muda keputihan) lebih kuat dalam menyerap energi negatif tubuh dan membersihkan aura wajah. Ada beberapa jenis batu giok muda yang ketika menyerap energi negatif pemakainya, batu itu akan berubah warnanya menjadi lebih gelap dan kusam.

Batu Biduri Bulan. Berwarna putih transparan dan akan memantulkan warna putih kebiruan bila terkena cahaya. Membantu aura tubuh dan wajah menjadi lebih bersih, cerah dan bersinar.
Batu Anggur. Umumnya berwarna putih transparan dan di dalamnya ada seperti kabut putih. Menambah ketenangan hati dan pengasihan.
Batu Merah Siam. Yang berwarna merah terang dapat menambah semangat, keceriaan dan kesegaran berpikir.

Batu Merah Siam Rose (batu siam merah keunguan atau merah jambu). Memperkuat rasa kasih kepada orang lain.
Batu Akik Hitam. Menambah kemantapan bersikap, menambah kesan gagah dan berwibawa. Yang bagusadalah yang batunya tua (mengkilap dan ster-nya jelas terlihat).

Batu Badar.
Batu Yaman. Berwarna coklat gelap atau hitam, tetapi berwarna kemerahan bila ditembusi sinar. Menambah kemantapan bersikap. Bagi orang-orang yang sensitif, jenis batu yaman dan batu-batu berwarna coklat seperti madu dapat menyebabkan pikiran berat dan cepat penat (pikiran butek).
Batu Kecubung Asihan. Berwarna ungu. Menambah ketentraman batin dan memancarkan aura pengasihan (membuat si pemakainya selalu dikasihi oleh orang lain). Batu Kecubung Asihan berwarna ungu terang memberikan pengaruh pengasihan yang lebih kuat daripada yang berwarna ungu gelap.
Batu Es / Kristal. Menambah ketenangan hati dan pikiran.
Batu Kalimaya. Batunya bisa berwarna apa saja dan akan memantulkan sinar warna-warni bila terkena cahaya matahari. Menambah rasa percaya diri. Hawa energinya agak panas.
Batu Sulaiman. Untuk ketentraman batin, menambah karisma keagunggan.
Batu Mata Kucing. Menambah keberanian dan rasa percaya diri. Berhawa aura panas. Bagi pemakai yang tubuhnya sensitif dapat menyebabkan panas dalam. (Hati-hati, banyak batu mata kucing masakan dan imitasi).
Batu Zamrud. Berwarna hijau sampai hijau tua. Sejuk dan teduh di hati.
Batu Pirus. Yang bagus adalah yang berwarna biru dan gambar uratnya berwarna emas. Menambah karismawibawa dan kebijaksanaan kesepuhan. Cocok untuk orang-orang tua.

Batu Aquamarine. Biru bening. Sejuk, berbelas-kasih.
Batu Ruby. Menumbuhkan dan menjaga rasa cinta.
Batu Kinyang Air. Sejuk di hati.

Batu Tapak Jalak. Untuk kekuatan badan. Mengeluarkan aura panas yang menyebabkan pemakainya menjadi mudah marah, disegani dan dijauhi orang (yang persilangan cincinnya tebal dan menonjol keluar).
Batu Madu. Berwarna coklat seperti madu. Bagi orang-orang yang sensitif, jenis batu berwarna coklat seperti madu dapat menyebabkan pikiran berat dan cepat penat (pikiran butek).
Batu Combong, yaitu batu yang mempunyai lubang yang tembus dari atas sampai ke bagian bawah batunya. Sebagian kalangan menganggap batu combong berkasiat untuk pengasihan dan bisa untuk pelet. Tetapi banyak batu akik combong yang aslinya bukanlah batu combong, karena combongnya itu adalah hasil rekayasa.


Sebagai catatan, pengaruh dan hawa aura energi batu-batu yang disebut di atas adalah yang bersifat alami dari batunya. Seandainya batu-batu tersebut ada berpenghuni gaib di dalamnya, mungkin kemudian hawa energi batu tersebut akan berubah, tidak sama lagi dengan aslinya, karena adanya pengaruh aura energi dari keberadaan sosok gaib di dalamnya.

Dalam memilih batu akik biasanya orang memilihnya berdasarkan warna batunya, ukuran dan kilauan sinar mengkilapnya. Sebaiknya diperhatikan juga unsur manfaat dan kecocokkan aura energi batu tersebut dengan pemakainya. Misalnya, orang yang berpembawaan keras dan panas, emosional dan yang keras bersikukuh dengan pemikiran dan pendapatnya, mungkin akan lebih baik jika memakai batu yang berhawa aura lembut, supaya lebih baik dalam hubungan sosialnya, dan orang-orang yang karakternya kurang bersemangat, kurang mantap pendiriannya dan kurang gigih dalam berusaha, mungkin lebih cocok memakai batu yang berhawa aura agak panas untuk menambah semangat dan untuk menambah kekerasan pendirian dalam mengambil keputusan.

Cara menilai kecocokkan sebuah batu dengan seseorang, yang mudah adalah dengan meminjam pakai cincin batu milik teman, dirasakan kecocokkannya, dirasakan apakah hawa auranya terasa nyaman. Setelah itu mungkin bisa mencari batu cincin yang sejenis dengan cincin itu jika dirasa cocok.

Untuk mempelajari sifat-sifat dan sisi kegaiban batu akik dan yang bertuah dan tentang kecocokkannya dengan seseorang dapat digunakan cara menayuh yang serupa seperti dalam tulisan : Ilmu Tayuh / Menayuh Keris.


Seringkali orang mengkoleksi / memakai batu akik adalah bukan hanya karena keindahan atau kecocokkannya dengan batunya, tetapi karena ada tuah tertentu yang diharapkan dan banyak juga yang khusus meminta atau membeli batu akik dari orang pinter atau paranormal. Jenis kegaiban (tuah) yang sering dipercaya orang diberikan oleh batu akik adalah tuah untuk pengasihan, penglaris dagangan, keselamatan, kekuatan tubuh dan pukulan, dan kerejekian. Bagi pemakainya, batu-batu tersebut dimiliki bukan hanya sebagai benda koleksi atau dipakai sebagai pemanis, tetapi juga sebagai jimat. Kebanyakan batu akik secara alami memberikan kegaiban biasa saja, tetapi cukup untuk mengsugesti pemakainya dalam memakainya. Yang tuahnya kuat biasanya sudah diwiridkan amalan gaib. Tetapi ada juga batu akik, walaupun jumlahnya sangat sedikit, yang kegaibannya sangat tinggi, seperti batu anti cukur, anti bacok / tusuk senjata tajam, dsb. 

Pengertian istilah batu akik adalah jika kita memandang batu akik sebagai sebuah batu cincin hiasan, yang tidak termasuk dalam kategori batu permata dan mustika. Jika kita memandangnya sebagai batu yang memberikan tuah kegaiban tertentu (karena ada sosok gaib di dalamnya), maka jenis batu ini sering disebut sebagai batu aji.

Khodam jimat batu akik, jimat rajahan, khodam jimat isian / asma'an dan khodam keris kamardikan bisa dari jenis apa saja, bisa dari jenis bangsa jin, kuntilanak, gondoruwo, sukma manusia (arwah) atau pun jenis mahluk halus lainnya. Karena itu orang-orang yang memiliki benda-benda gaib tersebut sebaiknya berwaspada, terutama pada perwatakan mahluk halusnya dan pengaruh negatif dari keberadaannya (misalnya mencari tahu dengan cara yang sama seperti menayuh keris). 

Bila anda mempunyai benda-benda koleksi pribadi atau ada bagian rumah anda yang kira-kira berpenghuni gaib, sebaiknya anda oleskan sedikit dengan minyak jafaron, sambil anda oleskan juga sedikit di jari-jari tangan anda, supaya kalau isi gaibnya ada yang dari golongan hitam atau yang berenergi negatif, maka mahluk halus itu akan pergi menjauh, untuk menjauhkan resiko negatif dari keberadaannya. Jika jelas bahwa perwatakan sosok gaib benda itu tidak baik dan ada memberikan pengaruh negatif, maka sebaiknya segera melakukan Pembersihan Gaib (baca juga : Sesaji Untuk Benda Gaib dan Pembersihan Gaib 2).



Secara umum, dengan kepekaan rasa, dengan melihat bentuk fisik sebuah batu akik kita bisa memperkirakan isi sosok gaib yang menghuni di dalamnya, tetapi ini hanya berlaku untuk batu akik yang secara alami berpenghuni gaib di dalamnya, bukan untuk batu-batu yang merupakan jimat isian.

Ada batu-batu tertentu yang masih muda umurnya, biasanya ditandai dengan permukaan batunya yang tidak mengkilap. Biasanya warnanya padat, tidak bening transparan. Walaupun sesudah diasah batunya bisa mengkilap, tetapi mengkilapnya tidak cukup bagus. 

Jenis-jenis batu muda ini banyak yang di dalamnya berpenghuni gaib, tetapi kebanyakan mahluk halus tidak betah tinggal di dalam jenis batu muda sehingga jenis batu muda ini tidak cocok untuk dijadikan jimat isian. Batu-batu yang masih muda ini, jika secara alami berpenghuni gaib, biasanya isi gaibnya adalah mahluk halus kelas bawah dan yang kekuatannya rendah. Kebanyakan isinya adalah jenis kuntilanak, bangsa jin yang sosoknya mirip kuntilanak dan bangsa jin yang sosoknya hitam tinggi besar. Mahluk halus yang kekuatannya lebih tinggi biasanya tidak mau tinggal di batu-batu yang masih sangat muda, mereka lebih suka batu yang sudah cukup tua, tapi tidak terlalu tua.

Ada batu-batu tertentu yang sudah cukup tua, tapi tidak terlalu tua, biasanya permukaan batunya mengkilap bagus sesudah diasah. Walaupun batunya mengkilap, tetapi ster-nya tidak kelihatan (mengkilap tapi tidak ada ster-nya). Jenis-jenis batu (akik) ini banyak yang di dalamnya berpenghuni gaib, dan mudah untuk menyimpan energi (jika ingin diisi energi atau khodam tertentu).

Ada batu-batu tertentu yang sudah sangat tua umurnya, biasanya batunya bening transparan. Jika sudah diasah batunya akan mengkilap bagus dan banyak yang muncul garis ster-nya, ada yang ster-nya 4 garis, 5 garis, 6 garis. Jenis batu yang sangat tua seperti itu kurang bagus untuk menyimpan energi dan tidak ada sosok gaib yang akan betah tinggal disitu. Jika batu-batu itu secara alami berpenghuni gaib, biasanya isi gaibnya adalah jenis bangsa jin yang sosoknya mirip kuntilanak 

Jadi kalau anda menginginkan batu-batu yang tidak berpenghuni gaib seharusnya anda memilih batu-batu tua seperti di atas, atau memilih jenis-jenis batu permata yang batunya sudah sangat tua. Tetapi jika menginginkan batu-batu yang berisi khodam, atau nantinya akan diisi energi atau khodam gaib tertentu, seharusnya memilih batu-batu yang umurnya sudah cukup tua, tetapi tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda (dikira-kira). Tetapi uraian di atas bukanlah sesuatu yang pasti, karena untuk mengetahui dengan pasti kondisi yang sebenarnya haruslah dengan cara diperiksa satu per satu batunya.


sumber :javanese2000

Batu Akik Murah : http://henzry.blogspot.com/
Created By Sora Templates